laa Tahzan

"Bergembiralah & berbahagialah ! Jalani hidup ini apa adanya dengan penuh ketulusan dan keriangan "

Thursday, November 13, 2008

I am so sad

"Keluarga dimana...?"
"Pati..!"
"Kerja dimana...?"
"Jakarta...?"
"Sebulan sekali pulang......?"
"Gak.....! tiap minggu pulang...!"
"Gak capai....?"
"Gak tuh... supir aja tiap hari Pati-Jakarta gak mati."

"Bapak..! kuda-kudaan...?"
"Bapak...! bikinin susu yang enak...!"
"Bapak...! ikut...! "
"Bapak...! gendong...?"
"Bapak...! pinjam handphonenya...!"
"Ada game baru gak....pak?"

2 minggu rengekan para kurcaci terpaksa tidak terdengar.Muthia sayangku, ma'afkan bapakmu kemarin gak bisa pulang tuk ngerayain ultahmu.

Bojoku, semoga Allah swt selalu melindungi dikau dari depan, belakang, samping, atas dan bawah. Selalu di Ridhoi-Nya serta diberi kesehatan. Amin.
MET ULANG TAHUN.

Labels:

Friday, June 20, 2008

Akal-akalan

Melihat iklan layanan BlackBerry@internet service cuma dengan 180 ribu/30 hari GPRS unlimited dari salah provider, langsung saja menarik minat hati untuk mencoba memakainya. Unlimited cuma 180 ribu, dimasa sulit seperti sekarang ini menjadi alternatif pilihan.

Maksud hati ingin berlangganan apa daya harga berbeda. Sebagai pelanggan Pasca Bayar ternyata servicenya lebih bagus dengan pelanggan Pra Bayar. Pemakai Pasca Bayar 150 ribu/bln cuma dapat 20 MB free kelebihannya Rp.12/kb. ( yang sebenarnya tidak free,la wong bayar 150 ribu kok free, piye jal.....)

Layanan unlimited hanya untuk pemakai pra bayar untuk pasca bayar kesimpulan lebih mahal dan tidak salah jika ada persepsi ada subsidi silang. Dan untuk pemakai pasca bayar service yang diterima boleh dikata ala kadarnya.

Berhadiah 15 milyar, walaupun bisa ditukar dg pulsa, 91% mengikuti undian. Mari kita iseng-iseng hitung bener gak sih mereka kasih sebanyak itu.
Ambil dengan pemakaian minimal 45 ribu gratis abodemen.
1 poin = Rp. 5.000,- pemakaian minimal Rp 45.000,- = 9 poin.
tarif SMS Rp. 125,- misal pelanggan yang 91% itu= 1.200.000 pelanggan
Pemasukan provider adalah:
9 poin x 1.200.000 pelanggan x Rp.125,- x 12 bl = Rp. 16.200.000.000,-

Dengan mengiming-imingi hadiah seperti itu,sebenarnya para pelanggan yg bayar,bukan penyisihan pembayaran atas pemakaian pulsa pelanggan.

Menurut sampean, ini akal-akal apa gak......?


Wednesday, January 09, 2008

tidak pulang....!


Harpitnas besok tinggal hayalan saja, acara training membuyarkan rencana main dengan si kecil. Apalagi dilanjut dengan Meeting Nasional di Bandung. Mancing bersama di kolam pemancingan terpaksa ditunda.

"Ha.....ha......! Bapak dapat plastik...! ucap Raihan sewaktu pancingku ditarik ikan tetapi yg terangkat cuma plastik.

Kulihat ekspresi kecerian Raihan dalam memancing dikolam. Raihan pertamanya tidak berani masang umpan jangkrik sendiri dikail, takut katanya. Selanjutnya malahan tidak mau jika dibantu pasang umpan.
Sewaktu dapat tarikan besar, belum sampai terangkat keatas,sudah lepas lagi. Sekalinya dapat,kecil ikannya. Padahal aku sudah berkali-kali narik ikan Bawal dan besar2.

Kelamaan tidak dapat ikan, pancinganya ditaruh sampingnya.
"E.....e.....! pak......Bapak.....! Byuuuuuur........! Usaha Raihan tuk menangkap pancingnya yang ditarik ikan gagal. Dengan agak ketakutan Raihan memelukku cari perlindungan.

" Iya kan......! dah tak bilangin pancingnya dipegangin...? "
" Gak pa..pa.... gak dimarahin kok..! Dah sono..... ambil pancingnya lagi di depan.." hiburku tuk menghilangkan rasa takutnya.

"Rai.....pindah kolam Gurame aja yuk..? "

"Pak .......Bapak......! tolong....pak....! Kraaaack.....! patah alat pancing Raihan, saking besarnya ikan Gurame yang kena kailnya.
"Hore....ha....ha.....bapak kalah,ikan Raihan paling besar" teriaknya, sewaktu kulepas mata pancing ikannya.

Pengalaman Raihan kali pertama memancing kelihatan sekali sangat berkesan. Sepanjang perjalanan pulang,hasil pancingannya dilihatin terus dan dikomentari. Adiknya pun kebagian cerita pengalaman mancingnya.
Adalah suatu kebanggaan yg tak ternilai jika kita bisa sedikit menyenangkan buah hati & menjadikan kita selalu kangen sama mereka. Iya khan...?


photo dari sini

Labels:

Tuesday, July 10, 2007

A w a s hati - hati......!

" Selamat, pagi..! apa benar ini suami dari sdri Astuti alamat bla...bla....? "

" Kami dari kepolisian, tadi kami dapatkan KTP ini dari dompet yang tercecer di Jalan, istri bapak sekarang masuk ICU RSUD Cirebon kecelakan lalulintas ditabarak truk tanki Pertamina. Kebetulan disebelah saya ada dokter yang menangainya, kalau bapak mau bicara langsung"

"Hallo, sy dokter Hari Lukito. Istri bapak sekarang mengalami gegar otak dan pendarahan dikepala serta kaki patah, harus segera dioperasi, bapak harus menyiapkan alat-2 orthopedi segera. Sekarang ini di Cirebon tidak ada adanya di Jakarta. Coba bapak hub dr Ismoyo no telepon 02199689032 PT Farmasi Citra Mandiri"

" Ya betul ini PT. Farmasi Citra Mandiri, ya sebentar tak sambungkan dengan yang menangani produk itu"

"Selamat pagi, bisa saya bantu..? Siapa yang kecelakan pak...?. Kalau untuk alat itu harga 16 juta pak, harus cash "

"Kalau bapak tidak punya uang segitu dan mau DP dulu 5 juta coba akan saya tanyakan ke atasan saya dulu, boleh atau tidak...? "

"Boleh bapak DP 5 juta, kata atasan saya tadi sudah dapat jaminan dari dr Hari Lukito dari RSUD Cirebon yang nantinya akan ditalangi dulu oleh RSnya. Secepatnya bapak tranfer ke rekening Ahmad bastian Bank Mandiri Roxi mas no 117 000 480 0850, secepatnya loh pak transfernya, kalau sudah transfer tolong kabari saya."

Kita pasti akan panik, jika mengalami hal seperti ini apalagi ditambah dengan tangisan orang rumah, semakin saja. Temen saya tadi pagi mengalami kejadian ini, untungnya dia lagi bokek. Jadi usaha dia cari pinjaman kesana kemari menyadarkan untuk berpikir jernih. Setelah ngechek langsung ke Cirebon ternyata itu cuma penipuan. Yang membuat dia percaya kok pelaku tau persis alamat dan telepon dia juga posisi istrinya lagi berlibur di Cirebon.

Dari kejadian ini, modelnya sekarang sudah melibatkan banyak orang untuk menyakinkan calon korban. Janganlah panik jika ada sesuatu berita musibah yang menimpa anggota keluarga kita, Chek dan Richek dulu kebenarannya.

Apakah anda juga pernah mengalaminya.....?



Labels:

Tuesday, May 01, 2007

capeek deh....!

Bagai mengurai benang kusut yang basah untuk ditenun menjadi kain, sekarang ini rasanya. 3 tahun ternyata sudah merubah semua sikap dan budaya kerja sebelumnya. Rasa tanggung jawab dan memiliki serta etos kerjanya ternyata sepertinya hilang tanpa bekas. Walau cuma seumur jagung berkuasa, nilai-nilai kerja yang dulu dibentuk bagai lukisan diatas pasir hilang disapu oleh ombak laut. Power dan arogansi petruk dadi ratu telah merobohkan pilar-pilar lama, tak ubahnya ombak.

Keterusterangan sikap gw kepada Juragan Pemasaran atas perilakunya dan ketidak sukaannya telah meminggirkan gw keluar dari struktur sistem yang ada. Istilah dia memfakir miskinkan menjadi kaum dhuafa.
Mutasi dibagian departemen baru, tujuh bulan blas sama sekali gw tidak diberi tanggung jawab pekerjaan sedikitpun, bener-bener makan gaji buta. Pagi sampe sore cuma disuruh duduk manis saja. Semua fasilitas yg sebelumnya gw terima diminta kembali. Dan yang lucu adalah sebagian karyawan pimpinan jaga jarak untuk ngobrol atau berteman dengan gw, takut dicap sebagai kroni oleh Juragan Pemasaran. Walaupun statusnya Juragan pemasaran, semua kebijakan manajemen bisa diatur oleh dia, sampai ada julukan sebagai Dirpalut, direktur paling utama. Melebihi Juragan Besar.

Kali kasian melihat gw ngganggur gak ada kerjaan dibagian itu, Juragan Duit menarik gw untuk menangani departemen yang dicap sebagai tempat pembuangan orang. Dengan kesempatan yang diberikan oleh juragan duit, muncul motivasi untuk memperlihatkan diri bisa mewarnai departemen yg baru , untuk menjadikan bagian departemen ini menjadi kendaraan perusahaan dalam pembentukan citra. Setelah 2 tahun berjalan, aktifitas bagian tersebut lebih sering jadi berita koran dari pada perusahaan. Ibarat gadis cantik yang manis, akhirnya banyak orang meminang untuk duduk posisi disitu. Yang tadinya cuma dilihat sebelah mata.
Kepindahan ditempat baru tidak menyurutkan tekad untuk menginggatkan manajemen terus menerus agar selalu memantau tingkah polah juragan pemasaran, walaupun konsekwensinya SP3 yang harus gw terima. Perjuangan yang panjang dan melelahkan tidaklah sia-sia. Kebusukan terungkap, dia dengan kroni-kroninya telah memanipulasi dan mengeruk kekayaan perusahaan yang bisa untuk beli rumah di Pondok Indah dan bikin 3 bengkel mobil serta perusahaan baru. Dengan penggalangan petisi, akhirnya dia mengundurkan diri.
Sebenarnya gw berat hati untuk meninggalkan departemen yang telah menjadi gadis cantik manis yang dulunya sebagai tempat buangan, dan menolak untuk menempati posisi sekarang. Dan sebagian orang mengira gw senang diposisi sekarang, padahal sedih banget. Karena semakin jauh dari keluarga.
Diposisi sekarang ini, ibarat usai pesta. Tinggal cuci piring dan menempatkannya di rak. Bener-bener harus dibangun dari nol lagi untuk mengembalikan keadaan seperti semula.
Capeeek Deh...!

Labels: